Iran Salahkan Israel atas Insiden Natanz, Bersumpah Balas Hati

Iran Salahkan Israel atas Insiden Natanz, Bersumpah Balas Hati

VIVA   –  Iran menyalahkan musuh bebuyutan regionalnya, Israel, atas insiden pada situs nuklir Natanz di dalam Minggu 11 April 2021 dan berjanji akan menangkis dendam. Hal itu disebutkan Menteri Luar Negeri, Mohammad Javad Zarif, yang dikutip TV pemerintah pada Senin 12 April 2021.

Otoritas Iran melukiskan insiden sehari sebelumnya sebagai tindakan “terorisme nuklir” serta mengatakan Teheran berhak buat mengambil tindakan terhadap para pelakunya.

“Zionis ingin membalas dendam sebab kemajuan kami dalam cara mencabut sanksi,   mereka secara terbuka mengatakan bahwa mereka tidak akan mengakui ini. Tapi kami hendak membalas dendam, ” prawacana Zarif seperti dikutip.

Beberapa media Israel mengutip sumber-sumber intelijen dengan tidak disebutkan namanya dengan mengatakan bahwa layanan agen Mossad  berhasil melakukan operasi sabotase di situs Natanz, berpotensi menghentikan pekerjaan pengayaan di sana selama berbulan-bulan.

Israel belum secara resmi mengomentari insiden tersebut.

Kedudukan pengayaan uranium Natanz, sebagian besar berada di bawah tanah, adalah salah satu dari beberapa fasilitas Iran yang dipantau oleh pengawas Badan Energi Atom Universal (IAEA), pengawas nuklir Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Minggu 11 April 2021, Juru bicara IAEO, Behrouz Kamalvandi, sebelumnya mengadukan kecelakaan di fasilitas pengayaan disebabkan oleh “listrik padam”. Tidak ada yang terluka dan tidak ada kebocoran radioaktif, kantor berita sah Fars.