Jalan Licik Mafia Tanah dalam Jateng, Diduga Palsukan KTP dan Surat Kuasa

Jalan Licik Mafia Tanah dalam Jateng, Diduga Palsukan KTP dan Surat Kuasa

VIVA   – Bareskrim Mabes Polri kembali melanjutkan membuat perkara dugaan kasus mafia tanah di Jawa Pusat dengan AH sebagai terlapor. Dalam lanjutan gelar urusan pada Rabu, 9 Juni 2021, ditemukan adanya pemalsuan surat kuasa dan KTP yang diduga dilakukan AH.

Pelaku AH dalam aksi culasnya tersebut menipu korban atas nama Kasmadi terkait jual beli tanah di Kabupaten Kudus. Pun, Kasmadi adalah salah satu dari 15 objek mafia tanah yang diduga dilakukan AH dengan kecelakaan total sekitar Rp95 miliar.  

“Gelar perkara hari ini merundingkan laporan Kasmadi sebagai objek penipuan. Indikasinya sangat berpengaruh, karena Kasmadi nggak pernah berikan surat kuasa jual untuk objek tanahnya yang ada di Kudus, ” ujar kuasa hukum 15 korban mafia tanah, Lukmanul Hakim di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.

Dia menjelaskan keganjilan ini karena nama Kasmadi sudah berganti nama menjelma pelaku. Kata dia, pada akta jual itu, pelaku sudah menjadikan tiga obyek tanah Kasmadi jadi hipotek salah satu bank dalam Semarang.

Taat dia, jadi aneh sebab ada surat kuasa. Tatkala, Kasmadi tak pernah menyampaikan surat kuasa jual pada Agus Hartono. “Jadi, di sini  akhirnya Kasmadi melaporkan adanya fakta surat kuasa jual, ” sebutnya.