Jasad Mungil Ini Bisa Bikin AC Mobil Berlendir

Jasad Mungil Ini Bisa Bikin AC Mobil Berlendir

VIVA   –  Menyalakan penyejuk kabin mobil saat cuaca panas, bisa seketika mengubah suasana. Tetapi, hal itu bisa berubah asalkan ternyata AC kendaraan tidak sudah diservis.

Angin dengan keluar dari lubang sama sekadar tidak dingin, atau suhunya tidak cukup rendah sehingga penumpang langgeng merasa gerah.

Kala diperiksa ke bengkel, yang natural dilakukan mekanik adalah memeriksa besar komponen yang bentuknya mirip radiator, satu di bagian mesin dengan memiliki nama kondensor dan kepala lagi di dalam dasbor yang disebut evaporator.

Berbeda dengan kondensor yang terpapar udara luar, evaporator letaknya tersembunyi di dalam kabin, sehingga jeda kena sinar matahari. Komponen ini juga bisa kotor, bahkan ada campuran yang mirip lendir pada permukaannya.

Menangkap juga:   Harga Tak Menjamin, Mobil Rp5 Miliar Saja Bisa Cacat Produksi

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Suzuki, Jumat 23 Oktober 2020, salah satu penyebab evaporator ingusan yakni zat kimia yang bermula dari pengharum kabin.

Apabila menggunakan jenis pengharum gel, hal ini bisa membuat zat-zat yang terkandung di dalam parfum mengendap pada AC. Pengendapan zat-zat tersebut dapat menghasilkan bagian evaporator menjadi berlendir, dan aroma wanginya akan berubah menjadi asam setelah beberapa pekan.

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya lendir, pertama yakni hindari memakai pewangi berbahan gel.

Solusi lain adalah dengan membersihkan AC secara teratur. Saat ini proses tersebut tidak memerlukan waktu lama, karena ada cairan khusus yang bisa disemprotkan dan merontokkan semua kotoran di evaporator.