Kericuhan TNI vs Warga di Bali Ternyata Dipicu Ulah Seorang Mahasiswa

Kericuhan TNI vs Warga di Bali Ternyata Dipicu Ulah Seorang Mahasiswa

VIVA â€“ TNI membuat klarifikasi atas beredarnya rekaman video amatir yang memperlihatkan peristiwa kericuhan dan sejumlah tentara memukuli seorang warga. Belakangan diketahui bahwa insiden itu terjadi di satu desa Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, pada Senin pagi, 23 Agustus 2021.

Video itu semula beredar secara terbatas. Namun menjadi tersebar luas setelah diunggah di akun Instagram seorang anggota DPR, Ahmad Sahroni, dan segera menuai badai kecaman warganet. Sahroni tak kalah keras mengecam, “di injak injak begiru ga perlu melawan itu org di Jamin mati….”

TNI mengonfirmasi bahwa penganiayaan secara brutal sebagaimana terlihat dalam video itu memang kejadian nyata. Tetapi, menurut aparat, ada fakta yang tak terekam dalam video itu yang melatarbelakangi kericuhan dan memicu aksi spotan sejumlah prajurit di sana.

Kepala Penerangan TNI Korem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia menjelaskan, kericuhan dipicu peristiwa seorang pemuda yang memukul kepala Komandan Kodemi 1609/Buleleng.

Dua pemuda

Peristiwa itu terjadi di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar. Kala itu aparat TNI bersama Satgas COVID-19, atas permintaan aparat desa setempat, melaksanakan kegiatan pemeriksaan untuk deteksi dini penularan COVID-19 dengan metode rapid test antigen.