Luhut Pastikan Koperasi Segera Dapat Sandaran Seperti UMKM

Luhut Pastikan Koperasi Segera Dapat Sandaran Seperti UMKM

VIVA   –  Selain berupaya memicu kembali bergeraknya roda perekonomian nasional melalui program penjaminan nilai modal kerja bagi para pelaku UMKM, saat ini pemerintah juga tengah menyiapkan hal yang serupa bagi sektor perkoperasian.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman & Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengaku, saat ini pemerintah masih mengatur skema bantuan finansial maupun non-finansial, bagi sektor perkoperasian yang pula terdampak akibat COVID-19.

“Persiapan ini sudah dilakukan. Kami sedang menghitung berapa angkanya & diharapkan dalam bulan ini bisa terselesaikan, ” kata Luhut dalam telekonferensi, Selasa 7 Juli 2020.

Luhut berharap, melalui upaya pemerintah di dalam memicu kembali geliat sektor UMKM dan koperasi demi menyelamatkan perekonomian nasional, seluruh kementerian, lembaga, stakeholder, serta segenap elemen masyarakat, mampu saling mendukung agar program-program itu bisa berjalan.

Sebab, Luhut memastikan bahwa tujuan sejak digagasnya program-program ini, adalah jawab mencegah terjadinya PHK dan memacu momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita sudah mulai menentang pergerakan-pergerakan itu, dan restrukturisasi pinjaman-pinjaman sudah bisa dirasakan peningkatannya, ” ujar Luhut.

Di satu sisi, Luhut mengakui bahwa upaya pemerintah di menyusun berbagai stimulus ekonomi dengan sangat hati-hati seperti ini, dilakukan sembari mempertimbangkan aspek governance-nya.  

Di sisi lain, politisi senior Partai Golkar tersebut juga mengatakan, pemerintah menyadari masa ini adalah situasi krisis, yang membutuhkan realisasi belanja yang segera dan tepat.

“Kita ingin program ini jalan secara cepat dan tepat. Maka awak harus melakukan secara terintegrasi, sehingga diharapkan akan mencapai sasaran yang diinginkan, ” kata Luhut.

Dia memastikan, Presiden Joko Widodo menginginkan agar program provokasi yang diberikan pemerintah ini segera turun dan dimanfaatkan.

“Presiden perintahkan kami untuk menjalankan ini dengan cepat, tepat, dan sesuai aturan yang ada, jadi semua stimulus APBN bisa cepat turun dan dimanfaatkan sesuai keyakinan yang berlaku. Kita enggak ingin berlama-lama dan ragu-ragu melakukan kesimpulan ini, ” jelas dia.