Update COVID-19 DKI 19 Agustus: 31. 162 Positif, 1. 046 Wafat

Update COVID-19 DKI 19 Agustus: 31. 162 Positif, 1. 046 Wafat

VIVA – Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat ada penambahan urusan positif COVID-19 sebanyak 565 peristiwa hari ini, Rabu, 19 Agustus 2020. Jumlah kasus konfirmasi dengan total di Jakarta hingga  hari ini sebanyak 31. 162 urusan.

Dari jumlah itu, 21. 069 orang dinyatakan sudah sembuh dengan tingkat kesembuhan 67, 6 persen, dan 1. 046 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3, 4 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 4, 4 persen.

“Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 9. 047 (orang yang masih dirawat/ isolasi), ” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Jakarta.

Baca pula: Pemprov DKI Menjemput Warga Tak Gelar Pawai Obor Tahun Baru Islam

Untuk positivity rate atau persentase kejadian positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8, 6 persen, namun persentase kasus positif secara total sebesar 5, 9 persen. Sistem Kesehatan Dunia (WHO) juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Pada perpanjangan kembali Pembatasan  Sosial Berskala Besar  (PSBB) Transisi Fase 1 ini, Pemprov DKI Jakarta memperketat kegiatan-kegiatan yang berpotensi mendatangkan kerumunan di ruang umum. Seperti, meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dan meniadakan Daerah Khusus Pesepeda (KKP).

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan untuk pelanggaran penggunaan masker juga hendak digencarkan, begitu pula dengan wujud pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Harapannya, umum dapat lebih disiplin menerapkan aturan kesehatan dan turut berpartisipasi di memutus mata rantai penularan COVID-19.

Perlu diingat selalu untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip ini dalam berkegiatan sehari-hari: pasti tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.

Kemudian, tetap jalankan 3M, memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman satu, 5-2 meter, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin, seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi harus dalam daya maksimal 50 persen  dan mengarahkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Ingatkan sesama untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, ” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. (art)